Mohon tunggu...
Kompasiana
Kompasiana Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Akun Resmi

Akun resmi untuk informasi, pengumuman, dan segala hal terkait Kompasiana. Email: kompasiana@kompasiana.com

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Semua Akan (Kembali) WFO pada Waktunya

9 November 2021   19:00 Diperbarui: 10 November 2021   05:25 1054 26 7
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi Kembali Work From Office (Diolah Kompasiana dari sumber: Tirachard via parapuan.co)

Setelah terbiasa bekerja dari rumah (WFH), apakah anjuran kembali bekerja di kantor (WFO) membuatmu senang?

Seiring dengan turunnya level PPKM di tiap daerah, sebagian kantor sudah meminta karyawannya untuk bekerja dari kantor lagi.

Ada yang sudah bekerja 100% dari kantor, ada yang seminggu dua kali, dan ada pula yang bergantian.

Meski telah lama dirindukan, tak semua orang mudah beradaptasi untuk kembali bekerja dari kantor. Pertama, ritme kerja tentu akan kembali berubah. Pekerja perlu kembali memperhitungkan durasi perjalanan.

Kedua, banyak pekerja harus menyesuaikan kembali rutinitas selama WFH. Misalnya, ada orang yang kadung rutin berolahraga dan menjalankan hobi memasak selama WFH. Hal yang sulit dilakukan jika kembali WFO.

Bukan hanya itu. Ada pula pertimbangan pengeluaran ongkos transportasi dan uang makan siang jika harus kembali WFO.

Kompasianer, pola kerja seperti apa yang Anda inginkan setelah terbiasa WFH? Tetap bekerja dari rumah, kembali WFO penuh atau ada formula lain yang diharapkan?

Bagaimana tanggapan Kompasianer atas "kembalinya rutinitas" seperti dulu? Apa saja yang perlu dipersiapkan jika kita mulai kembali bekerja di kantor?

Jika sudah kembali WFO, bagaimana suka dukanya? Bagaimana cara untuk kembali beradaptasi dengan tuntutan aktivitas?

Silakan tambah label Kembali WFO (menggunakan spasi) pada tiap konten yang dibuat.

Optimasi Kontenmu di Kompasiana!
Optimasi Kontenmu di Kompasiana!

Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan