Kompas.com
Kompas.com

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Keamanan Pilihan

"Saat Natal Pemuda Masjid Ikut Amankan Gereja, Sekarang Gantian..."

12 Juni 2018   19:12 Diperbarui: 26 Juni 2018   14:48 354 1 1
"Saat Natal Pemuda Masjid Ikut Amankan Gereja, Sekarang Gantian..."
Umat muslim usai menunaikan Shalat Idul Fitri 1438 Hijriah di Pelabuhan Sunda Kelapa, Minggu (25/6/2017). Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1438 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada hari ini.

Para pemuda gereja diminta bersama-sama melakukan pengamanan di sejumlah masjid pada Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah mendatang.

Ajakan ini disampaikan oleh Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri pada akhir pekan ini.

"Jika waktu Natal pemuda atau remaja masjid ikut pengamanan di gereja, sekarang gantian pemuda gereja juga mesti sama-sama ikut langsung dalam pengamanan saat perayaan Idul Fitri," ungkap Imam di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin (11/6/2018).

Baca juga: Viral, Foto Biarawati Bagi-bagi Paket Makanan Buka Puasa di Jalan

Imam mengatakan, menciptakan situasi yang kondusif merupakan tanggung jawab semua pihak, bukan hanya polisi, TNI atau pemerintah. Elemen masyarakat, lanjut dia, juga bertanggung jawab atas terciptanya keamanan dan ketertiban.

Menurut dia, kondisi Kapuas Hulu hingga saat ini masih kondusif, bahkan keharmonisan serta rasa kebersamaan dan kekeluargaan di tengah-tengah masyarakat terjalin dengan baik.

"Itu yang kami inginkan bersama, kerukunan dan rasa kebersamaan selama ini harus kita jaga bersama," tutur Imam.

Baca juga: Kata Kapolda, Para Kapolres Stres karena Instruksi Kapolri soal Begal

Imam mengatakan, pada musim politik, terutama jelang Pilkada Kalimantan Barat dan Pemilu tahun 2019, dia mengimbau seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang.

Apalagi, lanjut dia, aksi kejahatan kerap terjadi. Tren ini, menurut Imam, harus disikapi bersama dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

"Jadi momentum Idul Fitri ini kita manfaatkan untuk memupuk rasa kebersamaan, baik umat Muslim maupun nonmuslim mari kita sama - sama ciptakan situasi yang kondusif," harap Imam.

Baca juga: Ilegal, Spanduk Jalan Tol Pak Jokowi hingga Klakson Tiga Kali kalau Ingin #2019GantiPresiden