Mohon tunggu...
Acek Rudy
Acek Rudy Mohon Tunggu... Konsultan - Palu Gada

Entrepreneur, Certified Public Speaker, Blogger, Author, Numerologist. Mua-muanya Dah.

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Tawasutra#5: Begini Cara Lelaki Berselingkuh di Zaman Bapakmu

20 April 2021   12:00 Diperbarui: 20 April 2021   12:05 1077
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tawasutra#5: Begini Cara Lelaki Berselingkuh di Zaman Bapakmu (radarsurabaya.jawapos.com - Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA))

Dengan santai ia pun mengendarai vespa px-150 nya menuju pulang. Sesampainya di rumah, Uya menyimpan mesin pagernya di atas meja. Tempat yang mudah diraih oleh istrinya.

Uya pun menyelongsor mandi, setelah mencium pipi istrinya yang temben.

Sedang asyik-asyiknya berdendang lagu Halo-halo Bandung di kamar mandi, Uya mendengar suara pagernya berbunyi. Senyum simpul tampak mencuat dari bibirnya yang lebar.

"Pa, ada pesan dari Mr.zzzz, atasanmu. Katanya disuruh ketemu sekarang di restoran yyyy," teriak istri Uya dari balik pintu kamar mandi.

"Okey beib, eh... okey mama," jawab Uya. Senyumnya semakin melebar hingga bibirnya monyong terlihat.

**

Pager adalah teknologi canggih di zaman bapakmu. Uya yang bekerja sebagai tenaga penyelia di sebuah perusahaan swasta, bangga memilikinya. Terlihat keren jika disematkan di tali ikat pinggang.

Benda persegi empat kecil ini sangat mudah dibawa kemana-mana, dan bisa menerima pesan dari siapa saja. Dengan demikian, Uya bisa menenangkan istrinya.

"Tenang beib (ehhh... ma), pokoknya kalau butuh aku, kamu sisa telpon ke operator." Pesan Uya kepada istrinya.

Istri Uya pun senang. Ia tidak khwatir lagi si Uya menghilang.

Sayangnya perasaan tenang istri Uya bagai pedang bermata dua. Uya tidak khwatir jika istrinya mengirim pesan. Kecanggihannya setara dengan kaum milenial, mampu memanfaatkan teknologi untuk menyalurkan hobinya yang ehem... (harap jangan ditiru).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun