Mohon tunggu...
Toto Priyono
Toto Priyono Mohon Tunggu... Penulis - Penulis
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Kamu bintang besar! Apa yang akan menjadi keberuntungan Anda jika Anda tidak memiliki sesuatu yang membuat Anda bersinar? -Friedrich Nietzsche-

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Logiskah Warga NU Pilih Prabowo di 2024?

16 Juli 2022   07:22 Diperbarui: 16 Juli 2022   07:50 559
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi: Republik.co.id

Perkembangan politik pilpres di Indonesia yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2024 nanti; saat ini pembahasannya memang sedang hangat-hangatnya seperti kopi yang dihidangkan di warkop tempat kongkow di sudut kota sana.

Bukan apa semua tokoh-tokoh yang digadang-gadang mempunyai elektabilitas menjadi capres 2024 dalam kategori yang baik sudah mulai melakukan penjajakan politik, safari sana sini, berharap pintu koalisi saling terbuka satu sama lain disetiap lini dan pintu partai politik.

Ya tentu, tidak salah dan tidak bukan tokoh politik tersebut; salah satunya adalah Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra yang saat ini juga menjabat Mentri Pertahanan Republik Indonesia sedang melakukan penjajagan. Apakah Prabowo Subianto masih di perhitungkan dalam kontestasi pilpres 2024?

Jika melihat bagaimana perkembangan politik dengan system ambang batas pencalonan presiden oleh partai politik yang harus mengantongi 20% suara di pemilu sebelumnya.

Tidak dipungkiri dengan kolalisi, masih terbuka lebar bahwa pilpres 2024 nanti akan di ikuti oleh empat poros atau empat pasangan capres dan cawapres itu bukan sesuatu yang tidak mungkin.

Maka dengan Prabowo Subianto dan Partai Gerindra yang sudah bekerja sama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mungkinkah dapat mempengaruhi suara politik untuk Prabowo Subianto kedepan dan mensukseskan Prabowo melenggangkan menjadi presiden jika diirnya nyapres 2024?

Survay Suara Nahdliyin

Konon melalui data terbaru, dalam survai Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukkan sebanyak 41,5 persen responden dari kalangan Nahdlatul Ulama akan memilih Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto jika Pilpres dilaksanakan saat ini itu sebuah fakta dari lembaga survey yang tidak dapat ditampik.

Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Barky mengatakan angka itu meningkat signifikan dibanding dengan survei LSN Februari lalu.

Alasannya pasca terbentuknya koalisi Kebangkitan Indonesia Raya antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mayoritas warga nahdliyin (NU) mulai berpaling mendukung Prabowo Subianto untuk maju dalam Pilpres 2024, dikutip CNN Indonesia, Jumat (15/7).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun