Toto Priyono
Toto Priyono Kariyawan Swasta

Hal yang paling mengecewakan itu sempitnya pengetahuan.

Selanjutnya

Tutup

Novel

Aku Butuh Mencintai, Malam!

3 Agustus 2018   00:37 Diperbarui: 3 Agustus 2018   00:45 815 0 0

Telihat kering, tandus bahkan tak bertuah, seakan aku melihat diriku kini. Aku rasa aku butuh mencintai, aku memang perlu mencintai. Kulihat tubuhku semakin renta, selama ini aku hanya melihat aku, tanpa melihat dia yang seperti diriku.

Setahuku kali ini baru kurasa naluri ini tumbuh, bahkan tak pernah terpikir bagaimana ia tumbuh. Selama ini aku terlalu memanjakan aku dan tak pernah terpikir tentang kamu. Sebatang rokok yang aku hisap untuk memanjakan diriku rasanya akan berat jika aku telah bersamamu. Aku ingin berarti untukmu, jika kaulah tanggung jawabku, aku ingin kau bahagia dalam pelukanku.

Sang penjamin yang terbaik memang langka, namun percayalah akulah sang sadar penabur rasa. Sebab akibat adalah kesadaran, dan aku cukup sadar akan semua hal itu. Meskipun aku bukanlah hayalan setiap dambaan, namun kumohon percayalah, hati yang baik tak akan melihat setiap apa yang bisa merusak dirinya lebih jauh.

Malam ini, aku tak ingin lagi mengurung diri, aku ingin keluar melihat cahaya bulan. Kutunggu bulan itu terasa malu-malu, dan bagaimana dengan aku? Ah, aku memang tak meyakinan yang bila diyakinkan akan sehebat matahari. Benar, aku ingin terbang bersama bintang-bintang. Aku juga ingin menjadi awan menyelimuti tidurmu, bidadariku.

Saat malam kita bersama, bercengkrama pada harapan, melaju bersama angan-angan. Sunguh ingin kutulis semua itu sayang, menulis nama anak-anak kita, prestasi-preatasi mereka, bahkan ingin juga aku melukis keluarga kecil kita. Aku akan berimajinasi indah setiap hari, dimana kita sama-sama membuka jendela yang sama dipagi kita.

Yang aku inginkan kita tak akan lagi menunda waktu, kita harus berbicara kepada malam. Hay, malam apakah ini nyata dalam kenyataan? Oh, tidak itu hanya buiyan seseorang yang berhasrat panjang, sendiri dengan kemalangan. Tetapi malam aku benar ingin mencintai, malam ! Apakah ada cinta untuku malam? Aku ini butuh cinta malam! Kau paham itu? Ya, aku paham.

Kau tahu malam? Banyak orang diluar sana dengan mudah mendapatkan cinta menyia-nyiakan begitu saja cintanya. Kau tahu kan malam, bagaimana dengan diriku malam? Aku hanya bercerita dengan imajinasiku sendiri malam, dengan terus berharap akan ada yang nyata dalam cinta, malam. Aku ingin merajut asa bersama, malam. Dengan kamu, malam!