Toto Priyono
Toto Priyono Kariyawan Swasta

Hal yang paling mengecewakan itu sempitnya pengetahuan.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Romansa Kehidupan

11 Januari 2018   18:33 Diperbarui: 11 Januari 2018   19:03 348 2 0
Romansa Kehidupan
images-5a57521abde575061d45e2d2.jpg

Mengapa selalu ada romansa dalam hidup ini? Aku terbangun dengan berharap-harap dan terus berharap. 

Begitupun tidurku selalu membayangkan hal indah disetiap akan tertidurnya. Kini aku sadar tak sekalipun waktu aku terlepas dari romansa nya hidup yang berwarna-warni meskipun tetap dihantui dengan keputusasaan.

Terbangun dari tidur ini, kurasa aku ini sibebal yang tetap akan bebal. Hatiku ini keras bagi batu, apa lagi dihadapkan dengan cinta semakin keras dan mengeras. Aku kira karna kerasnya hatiku ia tidak akan jatuh seperti beberapa tahun kemarin. 

Memang tidak bisa disangka hati lelaki sekeras apapun tetap akan jatuh juga karna wanita. Mungkinkah aku tetap menjadi pemalu yang menyiakan kesempatan?

Rasanya kali ini adalah yang terbaik, kesempatan datang tanpa diduga meskipun gagasan sebelumnya telah sampai ke sana . Namun lagi-lagi aku adalah sibebal yang tak tahu arahnya. Juga tak tahu cara mengawalinya. 

Romansa ini rasanya sayang untuk dilewatkan, namun dapatkah aku memanfaatkannya? Oh sibebal tetap gelisah!

Hidupku memang keras, aku mengawalinya sejak dini. Tetapi aku sadar didalam kekerasan akan terkesan kelembutan bahkan segudang kelemahan-kelemahan yang harus diterima. 

Aku lemah dihadapan romansa kehidupan yang penuh dengan derita dan bahagia. Bahkan rasanya aku tidak berpihak pada keduanya. Sendiri merana mengais-ngais belas kasih imajinasi dalam diri.

Mau tidak mau  air segelas romansa kehidupan harus aku telan. Membuat sesuatu yang baru haruslah dilakukan. Entah mau bagaimana akhirnya, berani atau tidak berani, gagal atau berhasil, hancur atau terbangun? 

Malas bahkan tidak peduli romansa untuk dimulai seakan menjadi kutukan hidupku. Terheran-heranya adalah didalam hatikupun menginginkan romansa yang indah, berbahagia dan penuh harapan.

Setan rasanya ingin aku kutuk masa jayanya dikehidupanku, kau gelap dan selalu menjadi kegelapan. Akan aku tengok matahari untuk memulai yang baru dengan sadar-sesadar-sadarnya demi romansa kehidupanku. 

Hay, Kau yang terang bersinar lah didalam sianarnu menerangi hatiku. Aku tunggu di persimpangan jalanku menentukan hidupku, oh kau yang terang seakan ingin ku tulis dengan pena cinta di kehidupanku.