Mohon tunggu...
KOMENTAR
Pemerintahan

Presiden Jokowi, Menhan Prabowo, dan Pertahanan Nasional

25 Oktober 2019   15:13 Diperbarui: 25 Oktober 2019   15:25 62 0

Mungkin sebagian orang masih bertanya-tanya, kenapa Presiden Jokowi memilih rival politiknya, Prabowo Subianto masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.

Jawaban dari Presiden memperlihatkan karakter kepemimpinan beliau. Paska pengumuman dan pelantikan jajaran pembantunya di Istana Merdeka, Jokowi menegaskan Indonesia adalah negara demokrasi yang menanamkan sikap gotong-royong.

Bagi Presiden, Bapak Prabowo Subianto tidak saja meniti karir politik. Jauh sebelum itu, Prabowo punya rekam jejak baik dalam dunia militer, yakni sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia.

Pengalaman dan jasa pengabdian Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di TNI, menurut Presiden layak menduduki posisi Kementerian Pertahanan.

Atas dasar itulah, Presiden Jokowi tidak melihat Menhan Prabowo sebagai lawan politiknya. Mereka justru bersahabat baik. Anak bangsa yang patut menjadi contoh untuk kita semua.

Demokrasi di Indonesia masih memerlukan suatu proses yang baik menuju tujuan yang paripurna. Prinsip berdemokrasi di Tanah Air tidak mengenal oposisi, tapi justru demokrasi gotong-royong.

Mudah-mudahan penjelasan Presiden ini menjadi perhatian kita bersama, agar tidak ada lagi perpecahan Karen politik. Tidak ada lagi ujaran kebencian, fitnah dan berbagai ancaman.

Saya percaya bahwa, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan menjalankan tugasnya sesuai perintah Presiden, sesuai impian rakyat dan amanah berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila.

Jagalah NKRI wahai bapak Menhan Prabowo Subianto. Rakyat tidak hanya menitipkan bangsa ini kepada Presiden, tetapi juga Bapak Prabowo yang menjadi representasi dari seluruh elemen masyarakat. Selamat berjuang Menhan RI. (*)

KEMBALI KE ARTIKEL