Mohon tunggu...
KOMENTAR
Hukum Pilihan

Haruskah 30 Ribu Napi Dibebaskan Karena Corona?

2 April 2020   19:32 Diperbarui: 2 April 2020   19:35 348 1

Apakah Anda sudah mendengar kabar hangat yang mencuat baru-baru ini? Selama menjalani karantina di rumah, keseharian saya tidak lepas dari ibadah, makan, mandi, santai dan nonton tv atau main media sosial. Sore tadi, pikiran saya dibuat menerawang oleh pemberitaan yang ada. Bahkan, pikiran pun dibuat bertanya-tanya "kok bisa begitu?".

Kaget bukan kepalang, ketika judul pemberitaan yang saya tonton ditulis "30 Ribu Napi Dibebaskan". What, 30 ribu? Kenapa dibebasin? Kok begitu sih? Emang sudah habis masa tahanannya? Apa sih alasannya kok bisa dibebasin? Emang yakin mereka sudah pantas dibebasin? Dan banyak pertanyaan lain yang berterbangan di benak saya membaca judul berita dan menonton berita jelasnya.

Setelah ditonton lebih jauh, benar saja dugaan awal yang secara spontan terlintaa dalam pikiran. "Pasti karena Corona". Tak perlu menunggu lama, sang Presenter pun mengatakan bahwa pembebasan para Napi itu memang karena virus yang sedang mewabah saat ini.

Ya, petugas yang punya wewenang atas itu menetapkan sebanyak 30 ribu napi dibebaskan lebih cepat dari masa tahanannya. Dari pemberitaan dikatakan bahwa pembebasan itu dilakukan untuk mencegah penularan virus corona atau wabah Covid-19 yang sedang melanda hampir seluruh dunia.

Lantas, dengan dasar apa napi tersebut dibebaskan? Apakah dengan dibebaskan membuat mereka terbebas dari virus "viral" tersebut? Mengingat, beberapa hal berikut yang bagi saya pribadi sulit dipahami.

- Penjara is Better Room Isolation
Jika dijadikan sebagai tempat karantina atau ruang isolasi, mana sih yang lebih baik? Penjara ataukah ruangan di rumah sakit?
Ok, saya tidak memaksakan kehendak. 

KEMBALI KE ARTIKEL