Mohon tunggu...
KOMENTAR
Diary

Tentang Keberpihakan

21 Juli 2021   10:09 Diperbarui: 21 Juli 2021   10:14 33 2

Saya pernah ditanya, "Memangnya dengan kamu menandatangani petisi, bisa merubah keadaan?", "Memangnya kamu bisa merubah keadaan hanya dengan koar-koar di sosial media?", "Memangnya kamu bisa merubah keadaan dengan ikut aksi/demo?" dan "Memangnya......" yang lain.

Biarkan saya menjawabnya.
Mungkin itu bisa merubah keadaan, mungkin juga tidak.

Lalu mengapa saya berani bertaruh pada hal yang belum tentu bisa merubah keadaan?

Ini bukan hanya sekadar tentang hasil, tapi tentang keberpihakan, tentang arah suara.

Ingat kisah Nabi Ibrahim saat ia dibakar oleh Rezim Namrud?
Semut berusaha membantu memadamkan api yang membakar Ibrahim, hanya dengan setetes air.

Apakah air itu mampu memadamkan api yang dibuat Namrud?

Secara logika, tentu saja tidak.
Lantas mengapa Semut melakukan hal yang tidak merubah keadaan?
Semut tahu betul bahwa setetes air yang dibawanya tidak akan mampu memadamkan api yang membakar Ibrahim, dia ingin menunjukkan keberpihakannya pada Ibrahim.

Saya tidak pernah tahu apakah setetes air yang saya bawa bisa merubah keadaan. Meski demikian, saya ingin menunjukkan keberpihakan saya, mengemukakan pendapat saya, dan memberikan suara saya (sebagai manusia yang dikarunia akal).

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan