Mohon tunggu...
KOMENTAR
Hobi Pilihan

Belajar Menulis Esai, Tak Harus Menunggu Pandai, Benarkah?

1 Maret 2019   21:54 Diperbarui: 2 Maret 2019   00:10 260 8

Menulis dan menulis. Kiranya merupakan hobi yang praktis. Tak habis meski waktu terkikis. Hingga usia menipis. Namun menulis tetap melaju dengan optimis.

Meski kita mengaku bukan penulis. Jika kita ingin menulis tentu kita melakukan kegiatan laiknya penulis. Menuang rasa hingga terangkai sejumlah kata penuh makna.

Lalu apakah kita boleh asal menulis? Kiranya kita kembalikan kepada si penulis. Motivasi apa yang menjadikannya gemar menulis? Kemudian apa yang menjadikan penulis mau menulis apa yang hendak ditulis?

Menulis bagi saya merupakan media untuk berbagi hal positif. Meski saya sadar tak banyak hal yang bisa saya bagikan. Kiranya hanya sepotong semangat yang kerap hinggap. Dengan harap semangat pun kan menyertai diri saya.

Semangat adalah hal terindah bagi saya untuk terus menulis. Dengan semangat menulis seolah energi berpindah ke dalam diri. Menulis dengan hati, motivasi untuk berbagi, kiranya menjadi bekal selama tangan ini ingin menoreh sebuah tulisan yang berarti.

Jika semangat sudah didapat, lalu jenis tulisan apa yang nyaman untuk kita tulis? Seperti yang kita tahu, begitu banyak jenis tulisan. Sayangnya saya bukanlah ahli bahasa atau berkecimpung di dunia sastra. Sehingga saya pun tak berani membahas apa yang tak begitu saya pahami. Sebab saya masih berstatus belajar menapaki dunia literasi.

Baiklah. Disini saya hanya ingin berbagi kisah saja. Tentang diri saya sebagai seorang pemula. Terus terang, saya penasaran dengan salah satu jenis tulisan. ESAI. Ya esai, begitulah orang kerap menyebutnya. 

KEMBALI KE ARTIKEL