Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Artikel Utama

Puisi: Suatu Hari Aku Hanya akan Mengenangmu

19 Mei 2021   06:40 Diperbarui: 21 Mei 2021   20:41 543 57
suatu hari aku hanya akan mengenangmu
tanpa merasakan apa pun;
tanpa ada penyesalan, tanpa seakan-akan aku tak menemukan setengah diriku, atau merasa tidak penuh

suatu hari aku hanya akan mengenangmu sebagai luka pada lutut ketika aku masih kanak-kanak; tangisan panjang yang memendek dengan kapas dan obat merah

suatu hari aku hanya akan mengenangmu sebagai tembang lama yang aku tak ingat judulnya sampai seorang teman menyanyikan sepotong lirik, lalu kukatakan, ah... lagu ini

suatu hari aku hanya akan mengenangmu sebagai ulang tahun yang tidak pernah kurayakan selain berkata: kau bertambah tua dan selamat, hidupmu semakin membosankan, dan ya, nikmatilah keriput-keriput itu dan aku kembali tidur pada tengah malam

suatu hari aku hanya akan mengenangmu sebagai film laga klasik yang diputar stasiun tv lokal menjelang subuh dan mereka mudah kulupakan

suatu hari aku hanya akan mengenangmu sebagai suatu pagi yang baik,
sebuah keinginan untuk membuka hari dan kita tidak lagi saling mengucap selamat tinggal, selain dengan sampai jumpa selepas kerja dan tunggu aku di teras

suatu hari aku hanya akan mengenangmu sebagai pintu yang takbisa kulewati,
yang membuatku terjebak sebagai ruang kosong di garis tengah;
tak mampu menyampaikan kehendak untuk masuk atau keluar

suatu hari aku hanya akan mengenangmu tanpa rasa sakit
dan cemas
dan takut
dan rindu
dan gagal

karena suatu hari aku hanya akan mengenangmu sebagai, atau
karena suatu hari aku hanya ingin mengenangmu

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun