Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Tempat yang Pasti

22 Juni 2021   15:38 Diperbarui: 22 Juni 2021   15:40 34 4

aku memandang langit-langit kamarku
atap kamarku runtuh malam ini
rindu berceceran. melayang di udara. bertebaran ke lantai. ke kasur. ke kursi

gelisah di kepalaku
sebab, aku terkurung dan tak mampu menjawab pertanyaan waktu di jam dinding kamar yang menagih sebuah temu
memanggil-manggil di udara. di langit
ia menyampaikan rindu yang bisu
dari tempat yang jauh
ya, jauh. sangat jauh
memanggil-manggil di udara. di langit

aku memandang langit-langit kamarku
atap kamarku runtuh malam ini
rindu berceceran. melayang di udara. bertebaran ke lantai. ke kasur. ke kursi.

KEMBALI KE ARTIKEL