Mohon tunggu...
KOMENTAR
Fiksiana

Manusia Tanah (Gancet)

16 Agustus 2019   12:24 Diperbarui: 16 Agustus 2019   12:24 30 6


Sore itu kejadian menggemparkan terjadi di ujung desa. Pondok kecil terbuka. Ramai-ramai warga mendatangi. Tak tanggung-tanggung. Hampir semua warga terlibat di dalamnya.

Parang, golong, pisau, botol penuh minyak beserta korek apinya. Tak ketinggalan kapak, linggis, kayu balokan. Lengkap. Ada apa gerangan? Gancet.

"Mau diapakan?" kata kepala desa.

"Bakar saja!" teriakan warga.

"Ia bakar saja," sahut yang lainnya.

Laki-laki dalam pondok adalah manusia tanah 1, wanita yang sekarang tak selembar kain melekat pada tubuhnya adalah manusia tanah 2. Dalam kepanikan luar biasa. Malu tak tau seberapa banyak menampar mukanya.

Ia diseret keluar pondok
Kaki salah satunya diikat tambang ikatan sapi dilepas paksa
Jadi arakan, menuju kampung

Manusia tanah 1 bercapak dengan manusia tanah 2.

"Bagaimana?"
"Sudah, diam saja."

"Sakitnya?"
"Nikmati saja."

"Nikmatnya?"
"Sudah, lupakan saja."

"Lantas?"
"Terima nasib saja."

"Suamimu?"
"Entahlah. Istrimu?"

"Masa bodoh!"
"Terus?"

"Nikmati saja. Kita akan mati."
"Terus?"

"Bertobat."
"Memang sempat?"

"Semoga."
"Ingat Tuhan rupanya."

"Siapa yang kau ingat?"
"Dirimu. Dengan kenikmatannya."

"Ajal kita sudah dekat. Ayo mumpung sempat!"
"Tobat?"

"Tetap diampuni. Kita belum mati."
"Hmmm."

Warga menarik jasadnya, menggelepar, bersimbah darah. Tak ada teriakan dari keduanya. Teriakan hujatan, makian terdengar di telinganya. Samar-samar. Kemudian hilang.

Darah mengering. Tak ada yang tau. Jasad perlahan membiru. Di lempar ke depan suami manusia tanah 2.

Lama ditutupi dua lbar daun pisang. Hingga pagi beberapa orang polisi datang membawa mayat mereka.

Suasana sepi. Seakan tak terjadi apa-apa. Sekapat. Warga desa sembunyi dalam bilik rumah mereka hingga mayat gancep pergi dari desa mereka.

Beberapa orang saling berbisik.

"Untung kemarin bukan kita, ya?"
"Iya."

Yang lain juga.

"Nanti kita harus hati-hati ya?"
"Iya."

Sama saja ternyata. Hanya bukti dan terbukti saja yang membedakan mereka.

KEMBALI KE ARTIKEL