Mohon tunggu...
KOMENTAR
Analisis

Siapa Layak Jadi Moderator Debat Capres 2019?

25 Januari 2019   15:15 Diperbarui: 25 Januari 2019   15:19 45 0

Nama-nama calon moderator debat kedua calon presiden (capres) 2019, sudah beredar di media massa. Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan membahas masalah tersebut melalui rapat bersama kedua tim kampanye pasangan calon (paslon) pemilihan presiden (pilpres) 2019 yakni Joko Widodo atau Jokowi - KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, pada Jumat (25/1/2019).Dalam penentuan moderator debat kedua capres Pilpres 2019 yang akan diselenggarakan pada Minggu (17/2/2019) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, KPU tidak bisa sepihak memutuskannya. Tetapi harus mendapatkan persetujuan dari kedua tim paslon peserta debat seperti yang diatur dalam Pasal 277 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilhan Umum (Pemilu).

Nama-nama calon moderator debat Capres yang beredar saat ini diantaranya adalah dua mantan pembaca berita Metro TV Najwa Shihab dan Tommy Tjokro, pimpinan redaksi (pemred) TV One Karni Ilyas, Latief Siregar dari MNC, Retno Pinasti dari SCTV serta moderator debat pertama capres yang juga mantan pembaca berita SCTV Ira Koesno.

KPU sejak awal memang menginginkan moderator debat berasal dari kalangan media atau jurnalis. Mereka dinilai memiliki kecakapan dalam berkomunikasi, sehingga dapat memandu jalannya debat dengan baik dan menarik.

Tema debat kedua ini berbeda dengan tema debat pertama yang mengangkat masalah hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi dan terorisme. Debat kedua tema yang diangkat masalah energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Nama-nama calon moderator yang disebut di atas, tidak bisa dilepaskan atau dikaitkan dengan politik. Pasalnya di media tempat mereka bekerja di miliki oleh ketua umum atau petinggi partai politik. Sebut saja, Metro TV milik Surya Paloh Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem); MNC milik Hary Tanoesoedibyo Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo); TV One milik Aburizal Bakrie petinggi Partai Golongan Karya (Golkar).

Tim kampanye capres nomor urut dua Prabowo-Sandi memprotes usulan nama-nama calon moderator debat capres kedua tersebut. Mereka menilai nama-nama tersebut tidak netral/independen karena diduga berafiliasi dengan paslon nomor urut satu Jokowi - Ma'ruf. Dimana NasDem, Perindo dan Golkar merupakan partai pendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Rekam jejak Calon Moderator

- Najwa Shihab

Siapa yang tidak kenal dengan anak dari mantan Menteri Agama pada Kabinet Pembangunan VII (1998), Muhammad Quraish Shihab ini. Wajahnya kerap menghiasi layar televisi Anda. Terutama acara berita. Sebab, Nana sapaan akrab Najwa Shibab, sudah menjadi jurnalis, pembaca acara/presenter berita sejak 2001 hingga kini.  

KEMBALI KE ARTIKEL