Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen Pilihan

Kekayaan Telah Membutakanku

6 Juli 2019   13:35 Diperbarui: 6 Juli 2019   14:15 293 4

Setelah menikah dengan Ir (nama samaran), dan harus memisahkan diri dari keluarga besar orang tuaku, betapa hidup kurasakan seakan menjepit. Aku dan Ir tinggal di rumah kontrakan tak layak huni. Penghasilanku yang tak jelas, cukuplah membuat keuangan keluarga amburadul. Hutang-hutang menumpuk di warung. Terkadang sehari kami hanya makan nasi dua kali, itu pun dengan berbagi. Bagaimana kemudian bayang-bayang kehadiran seorang anak, membuat kami cemas. Sanggupkah dua insan ini membiayai hidup seorang anak, padahal untuk dua mulut saja tak terpenuhi?

KEMBALI KE ARTIKEL