Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud

Kosmopolitanisme: Globalisasi Ekonomi dan Keadilan Global

14 Desember 2019   20:58 Diperbarui: 6 Januari 2020   17:20 60 0

Ide besar kosmopolitanisme yang berangkat dari I am a citizen of the world menyiratkan bahwa terdapat suatu proses yang memudahkan masing-masing individu untuk dapat menjadi bagian dari 'dunia' itu sendiri. Proses tersebut juga yang mendorong hilangnya batas-batas nasional dan pergerakan individu tanpa mempermasalahkan ruang dan waktu. Globalisasi dengan segala tesisnya berusaha untuk menjelaskan mengenai apa dan mengapa harus terjadi sebuah proses 'mendunia.' Tidak terkecuali dengan neo-liberalisme yang memandang globalisasi sebagai sebuah proses dimana keterbukaan, persaingan, dan pasar yang tidak teregulasi, ketiganya merupakan hal yang terliberasi dari adanya intervensi pemerintah dan merepresentasikan mekanisme yang optimal untuk pembangunan ekonomi. Adanya pasar bebas tersebut tidak hanya menciptakan pilihan-pilhan kebebasan bagi individu namun juga untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal dengan berdasar pada efisiensi, pertumbuhan ekonomi, proses teknikal, dan keadilan distribusional (Kotz, 2000: 1). 

KEMBALI KE ARTIKEL