Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen

Edho dan Berondong Jagung

24 September 2022   07:20 Diperbarui: 24 September 2022   07:29 197 0

Kegagalan demi kegagalan menimpa diriku, pemuda lemah semacamku tidak akan pernah bisa mendapatkan impian, rasa malas menghantui, bertekuk lutut dengan sofa nyaman di depan televisi, bekas berondong jagung pula berisik memenuhi lantai pualam yang tertumpuk akibat bungkus-bungkus jajan yang kian meninggi. Sport tv disana, disini lain cerita.

Namaku edo, tubuhku gempal, pipiki mentul. Teman-temanku menyebutku adalah seorang gajah berbentuk manusia, Wajar saja temanku ngomong seperti itu, lihat diriku ini yang malas, pemalas. Tida mau berusaha, pokoknya makan mulu, tidur mulu dan nontom mulu.

Jika bertanya apakah mamaku sering memarahi mamaku? Tidak juga. mamaku selalu memanjakanku, dengan bobot hampir 100 kilogram ia tidak peduli dengan badanku, bahkan aku selalu diberi makanan favoritku, jajanan berondong jagung dan burger mc donalds. Aku tahu mamaku juga jarang masak. Dia sibuk bekerja.

Ayahku sudah bercerai saat aku kecil, jadi semasa kecil mamalah yang selalu mengurusku. Apaapun masalah aku selalu ngomong ke mama. Pekerjaan rumah dari sekolah, pengambilan rapot siswa bahkan KTP. Aku pasrahkan ke mama.

Aku suka nonton anime, bahkan aku tak segan untuk membeli figuran karakter favoritku, seperti aqua. Dia seperti bidadari cantik dengan rambut yang wangi. Meskipun dia ceroboh aku sangat menyukainya. Itulah mengapa, aku jatuh cinta dengan karakter aqua, jika dia hidup mungkin aku akan menikahinya. Aku juga ingin mempunyai anak dengan Aqua. Pasti manis sekali keluarga tercintaku.

Notifikasi hpku berbunyi, lantas langsung kulihat siapa yang mengirim notifikasi pagi dini hari seperti ini. Aku menemukan notifikasi dari seseorang, oh tidak. Dia adalah vtuber favoritku. Yaampun, dia sedang siaran langsung pagi ini. Aku harus menjadi pertama, harus pertama.

Akupun memencet notifikasinya, kemudian muncul seorang wanita anime, berambut bersih dan tentunya suara seperti malaikat. Tidak menunggu lama-lama aku menulis kolom komentar,dengan cepat aku menulis kata 'first' di kolom komentar. Aku sangat bangga sekali, akhirnya impianku untuk menjadi SI PALING NOMER SATU DI KOMENTAR  di salah satu kanal VTUBER KESAYANGANKU terkabul juga.

Kata submit terlihat jelas, hanya mengkliknya saja aku akan mengabulkan impianku, setelah bertahun-tahun aku mengikuti vtuber kesayanganku ini. Aku melihat kolom komentar, hmm masih kosong, wanita anime itu juga masih mengucapkan kepada pemirsa yang disana hanya berjumlah satu saja, itu benar. Hanya aku dan VTUBER TERCINTAKU, oh ayolah ini sangat romantis sekali, berduaan di dini hari dengan Vtuber favoritku. Jantungku kemudian berdetak sangat kencang. Inilah momen menegangkan di hidupku. Kupencet tombol submit dan tatapanku beralih ke kolom komentar

Halusinasi dipanggil vtuber kesayanganku memenuhi kepalaku, merenggut semua dari isi di kepalaku, uang-uang yg kumpulkan untuk sebatas memanggil namakkudari setahun lalu ternyata berbuah hasil. Aku berhasil, aku berhasil mamaa.

Namun, impian itu gugur dalam sekejap. Komentarku telah di dahului oleh MEMBER PREMIUM lainnya. Ia bernama levi. Dengan pp ganas, tatapan gelap. Dia seperti mengibuliku. Tidakkk. Aku menjadi nomer dua, aku kurang cepat. Tanganku yang penuh dengan kentanng goreng dan berondong jagung ini membuatku susah memencet, karena smartphoneku terlalu kecil pula minyak-minyak memenuhi layar.

"Haloo levi, makasih yaaaa,muach" kata wanita anime itu dengan centil

"Iya muach juga. luv luv" balas levi

"Bisa aja, kamu ih." balas singkatnya, sebelum ia menyapa penonton yang mulai berjumlah puluhan

Aku terdiam, usernameku yang bernama RYUKI EDHO tenggelam bersama kolom komentar yang semakin penuh, gagal lagi. Hari ini gagal lagi.

"Apa aku kurang MEMBERIMU UANG wahai vtuber-chan, aku selalu ngasih kamu uang dari kerja kerasku untuk tidak memakan burger dan berondong jagung untukmu, mengapa, mengapa kamu tidak pernah menyapaku, aku cinta padamu vtuber chan, SANGAT CINTA!" aku menangis kali ini,

"SUARAMU menenangkan jiwaku vtuber-chan, tawamu membuat hariku menjadi bahagia, apalagi dengan kontenmu yang semakin hari semakin bagus. Ketahuilah vtuber-chan. Aku adalah FOLLOWERS PERTAMAMU DULU, apa kamu tidak ingat, dengan kalimat-kalimat penyemangatku. ITU AKU, AKUUUUU, DASAAR LEVIIIII. KAMU SIAPA HUHHHHH! VTUBER-CHAN HANYA MILIKKU"

"AKU INGIN KECUPAAAAAANNN DARI DIAAA" ucapku ganas, mendengung di segala penjuru ruangan rumahku. Nafasku tersengal-sengal, tubuhku yang gendut ini kupaksa untuk berdiri. Aku memegang hpku tinggi-tinggi kemudian mendengar tertawa renyah dari wanita anime tersebut, dia asik dengan pemirsanya sendiri, angka-angka bernilai pulhan ribu memenuhi tampilan layarku, wanita anime itu semakin girang.

Suara bidadari wanita itu hilang. Beriringan dengan suara teriakan mamaku yang terkejut. Aku baru saja menghancurkan hanphoneku untuk kesekian kalinya, menangis sesenggukan dengan berondong jagung yang berceceran di lantai pualam, mamaku lekas datang memelukku.

"Tidak apa-apa sayang, mama nanti belikan hp baru lagi" aku didekap mamaku, nadanya lembut penuh pengertian

Aku mengangguk paham.

"Kenapa kamu nangis? Bukannya mama udah beliin makanan favorit kamu, tuh lihat,jadi umpah kan berondong jagungnya.

"mamak, aku menyukai seseorang tapi dia mengacuhkanku, padahal aku selalu mensupportnya, ngasih semangat, uang. Bahkan aku bela-belain untuk menabung untuk tidak membeli berondong jagung." air mataku mengalir deras, nafasku sesenggukan.

"Sabar sayang, mama paham kok. Sekarang tidur ya, udah malem besok SEKOLAH"

"Iya mama, aku harus sabar, demi vtuber-chan." aku bangkit

"Itu ya namanya. Emang siapa dia?Kenalkan ke mama dong."

"Itu anime mama, anime yang bisa bunyi-bunyi tuh."

Mamaku bernafas lega, dia pun menuntunku ke kamarnya.

Namun ketika bangun, entah kenapa semuanya gelap. Mama-mama, aku dimana mama, kok gelap, sempit

"Itu, hajar aja."

Aku pun di hajar

Cerita dari postcerpen, dibuat dengan penuh cinta

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan