Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Bersyukur di Pantai Sanur

25 Agustus 2022   08:03 Diperbarui: 25 Agustus 2022   08:42 377 1
Pasir berbisik di Pantai Sanur... menyampaikan pesan tersembunyi bagi yang mau membuka mata hati...

Angin menderu... menggoyangkan niat siapa saja yang lewat...

Ombak menghempas keras... mencari tahu siapa yang tabah bertahan...

Matahari terbit dengan anggun mempesona... memberikan harapan agar hari ini lebih baik dari kemarin.

Di antara lalu lalang turis asing yang berjalan terburu-buru untuk menyeberang ke Nusa Penida...

Di antara gelak tawa wisatawan yang sedang bersantai di restoran di tepi pantai...

Di antara bisikan syahdu umat Hindu yang sedang bersembahyang di tepi pantai...

Sadarlah bahwa kekuatan alam dan sikap orang lain ada DI LUAR KENDALIMU.

Yang bisa kau kendalikan dan kau rubah hanyalah Dirimu sendiri... pikiran, sikap dan ucapanmu...

Di tempat yang istimewa ini, sejatinya kau berada di persimpangan jalan.
Dihadapkan dengan 2 PILIHAN... Menempuh jalan yang diambil banyak orang... atau menempuh jalan sunyi sendiri...

Terlarut dengan euforia "Pulau Surga Dunia" berfoya-foya meneguk kenikmatan duniawi... yang sesudahnya hanya meninggalkan foto selfie dan tagihan menumpuk.

Atau meluruskan niat, melapangkan hati dan merendahkan diri untuk belajar memperbaiki diri di "Pulau Dewata". Berfokus pada dirimu sendiri, bukan pada hal lain yang di luar kendalimu. Niscaya Matahari Terbit di Pantai Sanur akan menjadi SAKSI Kebangkitanmu  menjadi Manusia BARU...

*Pandji Kiansantang, H19 Bali, Kamis, 15 Agustus 2022 jam 08.30 WITA di Pantai Bangsal, Sanur seusai makan pagi Sup Kepala Ikan di Depot Bu Noor sambil menyaksikan lalu lalang wisatawan menuju Dermaga Sanur untuk menyeberang ke Nusa Penida.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun