Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Puisi | Sekali Lagi Kita Diuji

17 September 2018   20:34 Diperbarui: 17 September 2018   20:42 462 18
Kita berserakan di halaman rumah Ibu Pertiwi
mengais dan memetik hasil buminya
menangis dan tertawa dalam naungannya.
Kita adalah darah dalam nadi yang terus bergerak
karena jantung berdetak
sesekali saling terjang karena kaki terantuk bebatuan
sesekali saling cakar karena belum mampu berkelakar.

Tapi kita sama-sama serakan yang berjuang
padu menampik musuh yang datang mengusik.
padu bersatu saat rumah diganggu.

Saat rumah diterjang badai
kita bangun yang lebih besar lagi
saat tanah mulai kering dan sakit
Kita gali bebatuan untuk alirkan sungai dari bukit

Kita selalu ada untuk Ibu Pertiwi
karena kita adalah keterpaduan dalam serakan
harmoni dalam keberagaman
energi dalam diam.

Kita telah mengarungi sejarah, prestasi dan elegi
untuk membuktikan darah masih bergerak dalam nadi
demi rumah Ibu Pertiwi.

Kini
sekali lagi kita diuji.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun