Mohon tunggu...
KOMENTAR
Kuliner Pilihan

Sate Khas Semarang Ternyata Tanpa Lemak

8 April 2020   07:58 Diperbarui: 8 April 2020   08:14 75 14

Tidak pasaran
Saya sepakat dengan Rudi. Ini sate luar biasa nikmat. Rasanya tidak pasaran. Selain dagingnya yang empuk, penyajian bumbunya juga berbeda. Bumbu kacang, bawang, dan cabai dipisah dari daging sate. Kalau mau disantap, baru kita sendiri yang mencampurkannya.

Nining akhirnya membuka cerita tentang sate khas semarang tersebut. Itu kuliner yang dimakan, sebenarnya sate PaK Kempleng yang didatangkan dari daerah Ungaran. Sate tersebut sudah kesohor.

Rahasia bisa dagingnya empuk, karena sebelum dipotong kecil-kecil dan ditusuk, terlebih dahulu dibuang lemaknya. Karena tanpa lemak itulah, tekstur daging jadi enak digigit.

"Iya Kang, sate Pak Kempleng ini sudah terkenal di Semnarang. Wisatawan yang berkunjung ke Semarang pasti ingin menjajal kuliner ini. Sate ini juga cocok untuk orang yang menghindari kolesterol, karena lemaknya sudah dibuang lebih dulu," tutur Nining.

Soal ada rasa manis pada daging sapi yang dijadikan sate itu, karena ada proses perendaman daging pada bumbu yang dicampur dengan gula aren. Bumbu tersebut meresap dan akan dirasakan pembeli saat memakannya.

Oalah, pantas rasanya beda. Pantas sate khas Semarang ini lain dari pada yang lain. Rasanya jleb. (Anwar Effendi)***

KEMBALI KE ARTIKEL