Mohon tunggu...
KOMENTAR
Politik

Fadli Zon Bikin Debat Dong, Stafsus Milenial Vs Mulan Jameela

27 November 2019   15:11 Diperbarui: 27 November 2019   15:37 93 0
Ini usulan untuk yang terhormat Bapak Fadli Zon. Ketimbang hanya mengkritik keberadaan Stafsus Milenial Presiden Jokowi, kenapa tidak dibuatkan saja debat antara Stafsus dengan anggota DPR Fraksi Gerindra. Materi debatnya antara lain bagaimana pandangan masing-masing terhadap bangsa ini, terkait ekonomi, politik, hukum, dan lainnya. Menurut saya, debat itu pasti sangat seru.

Kenapa seru? Pertama, karena gaji stafsus dan anggota DPR cukup fantastis. Kita tahu, total gaji anggota DPR periode 2019-2024 naik menjadi Rp 66,1 juta per bulan. Gaji sebesar itu belum termasuk uang pensiun seumur hidup yang dipatok Rp 2,52 juta per bulannya. Gaji dan uang pensiun tersebut akan naik sedikit jika anggota DPR yang bersangkutan punya posisi selama menjabat. Misalnya, Ketua Fraksi, Wakil Ketua, maupun Ketua DPR.

Sementara gaji Stafsus milenial dipatok sebesar Rp 51 juta per bulan, dan tak perlu 'ngantor' setiap hari. Tugas mereka hanya menjadi rekan bertukar pikiran Presiden dalam upaya mencari dan menampung ide-ide segar terkait pembangunan bangsa.

Nah, dengan gaji jumbo tersebut, tentu mereka bukan lagi orang-orang sembarangan. Baik stafsus maupun anggota DPR. Sehingga usulan untuk mengetahui 'isi kepala' mereka lewat acara debat, rasanya cukup tepat dilakukan. Saya pikir debat tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat ketimbang keduanya harus bersahut-sahutan lewat media massa dan media sosial.

Sebagai politisi senior Gerindra sekaligus anggota DPR, Fadli Zon tidak perlu diragukan lagi kemampuannya hanya untuk sekadar mengemas acara debat semacam itu. Termasuk mengundang para peserta debat, Fadli sudah pasti diakui. Namun agar adil, Fadli sebaiknya mengundang peserta debat dari partainya sendiri, khususnya Mulan Jameela. Kenapa Mulan? Tak lain karena yang bersangkutan adalah seorang public figure yang memiliki daya tarik tersendiri dalam menggaet perhatian publik.

Mulan sebagai mantan artis sangat tepat dipasangkan dengan stafsus milenial seperti Putri Tanjung, anak perempuan sang taipan Chairul Tanjung. Menonton debat antara Mulan dan Putri, saya jamin akan sangat mengasyikkan bagi semua kalangan. Dua wanita hebat, terkenal, dan punya posisi penting mengadu pikiran dan wacana di ruang terbuka.

Mulan tak sendiri di Gerindra. Masih banyak tokoh-tokoh muda yang saya yakin punya pemikiran cerdas. Sama dengan di kubu stafsus yang tak hanya diisi Putri Tanjung. Mereka, satu per satu atau per kelompok akan saling berhadapan untuk menawarkan serta mempertahankan ide-ide segar yang ada di dalam benaknya.

Lalu siapa moderatornya? Fadli Zon boleh juga tuh. Sebagai politisi yang punya pengalaman panjang, saya yakin Fadli pasti mampu memandu acara debat tersebut. Bila khawatir terjebak dalam konflik kepentingan, boleh juga diserahkan kepada panitia yang independen. Saya optimistis akan banyak pihak yang bersedia memfasilitasinya tanpa pamrih sekalipun.

Hasil yang diharapkan dari acara debat tersebut tak jauh dari bagaimana dan sejauh mana sebenarnya stafsus milenial maupun anggota DPR memahami persoalan bangsa serta strategi yang dibutuhkan guna mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Hanya itu saja poin utamanya. Dari situ, publik nanti akan bebas menyimpulkan, sesungguhnya siapa di antara stafsus dan anggota DPR yang betul-betul layak digaji jumbo atau tidak.

Bagaimana, Pak Fadli Zon tertarik?

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun