Mohon tunggu...
KOMENTAR
Bisnis Pilihan

Strategi UMKM Menembus Pasar Global, Kolaborasi adalah Kunci

21 Juli 2019   03:19 Diperbarui: 21 Juli 2019   14:24 383 2

Pada hari Kamis, 18 Juli 2019 lalu, JNE bekerja sama dengan Kompasiana menyelenggarakan acara Kopiwriting di Bandung. Berlokasi di One Eighty Cafe di jalan Ganeca, Kompasianer berkesempatan bertatap muka sekaligus berdiskusi dengan Deputy GM JNE, Ibu Hasmeliyani Suseno, Sekretaris Deskranasda Jabar, Ibu Noneng Komara, dan pelaku bisnis UMKM, Adit Yara, ia adalah co-founder NIION. 

Tema yang dibahas dalam talkshow ini adalah Menentukan Strategi Yang Tepat di Pasar Internasional bagi UMKM.

Kopiwriting JNE dan Kompasiana rencananya diselenggarakan di enam kota di Indonesia. Bandung menjadi persinggahan pertama. Setelah Bandung, event ini akan digelar di Padang, Banjarmasin, Malang, dan Cirebon. 

Peran UMKM dalam Perekonomian Nasional

UMKM ( Usaha Kecil Mikro dan Menengah) mempunyai posisi penting dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi nasional. Saat krisis global melanda dunia, kontribusi UMKM bagi perekonomian nasional terus berjalan. UMKM tetap eksis karena keberadaannya tersebar di seluruh Indonesia. 

Selain itu, UMKM menguasai sekitar 99 persen aktivitas bisnis di negeri ini dengan lebih dari 98 persen berstatus usaha mikro.  Perlu diingat juga keunggulan UMKM di beberapa faktor, yaitu kemampuan fokus yang spesifik, fleksibilitas nasional, biaya rendah, dan kecepatan inovasi.  

Agar bisnis UMKM ini bisa mengembangkan sayapnya, pemerintah dan swasta perlu bersinergi untuk memberikan dukungan dan sokongan. Apa saja yang bisa dilakukan? 

Dalam kesempatan ini, Deskranasda dan JNE menyampaikan visi misi mereka dalam membina serta membantu UKM agar semakin kokoh baik pada skala nasional maupun internasional.  Adit Yara dari NIION juga membagi pengalamannya dalam merintis bisnisnya hingga produknya bisa melanglang buana menembus pasar global.


Peran JNE dan Deskranasda

  • JNE

KEMBALI KE ARTIKEL