Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen Pilihan

Pertobatan Lelaki Bermata Tajam

1 Desember 2021   09:55 Diperbarui: 1 Desember 2021   10:16 236 29
Jalan kaki sekitar lima puluh menit sampai enam puluh menit menjadi kebiasaan lelaki paruh baya di lapangan yang besarnya dua kali lapangan bola ini. Kucuran keringat yang membasahi tubuhnya malah membuat dirinya mempercepat langkahnya. Ketika matahari mulai menyengat dari balik Bukit Tunjuk justru dirinya seperti berlari-lari kecil bukan lagi berjalan kaki.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun