Mohon tunggu...
KOMENTAR
Politik Artikel Utama

"Ngono, yo, Ngono, tapi Ojo Ngono", Pak Presiden dan Pak Dewan!

3 Desember 2019   16:36 Diperbarui: 4 Desember 2019   08:17 429 6

Kurang lebih bisa dimaknai sebagai bentuk kekesalan, kekecewaan, karena perilaku yang dianggap biasa pada awalnya, berubah menjadi berlebihan dan tidak wajar. Semakna dengan, "iya, sih. Tapi gak gitu juga kali!".

Misalnya, saat sedang kondangan, ada hidangan prasmanan. Untuk dimakan para tamu, tentu saja. Rumus prasmanan adalah kebebasan, artinya silahkan dimakan sekenyangnya, diambil sesukanya. 

KEMBALI KE ARTIKEL