Mohon tunggu...
KOMENTAR
Kisahuntukramadan Pilihan

Belajar Memaafkan karena Itu Memang Jauh Lebih Sulit

5 Juni 2019   03:42 Diperbarui: 5 Juni 2019   03:43 69 4

Manusia merupakan mahluk ciptaan Allah yang paling sempurna, meski demikian manusia itu tempatnya salah, noda dan dosa. Tidak perlu nyata-nyata melakukan perbuatan bejat, keji atau perbuatan terkutuk lainnya hingga manusia tadi dikatakan berbuat dosa atau berdosa atas perbuatannya cukup berprasangka buruk atau berburuk sangka (su'uzon) saja maka seorang manusia (menurut Islam) sudah bisa dikatakan berdosa.  
 
Berprasangka buruk saja sudah berdosa apalagi nyata-nyata berbuat dosa seperti melukai hati atau membuat sakit hati seseorang baik dengan lisan (perkataan) maupun dengan tindakan fisik.  
 
Berprasangka buruk kepada seseorang ini merupakan dosa yang paling mudah kita lakukan sebab orang yang kita dholimi itu tidak mengetahui atau merasakan kalau sebenarnya kita telah berbuat dholim kepadanya dengan persangkaan atau hati (pikiran) kita.
 
Mendholimi orang dengan perkataan (lisan) seperti dengan mengolok-olok atau mencemooh merupakan perbuatan dosa yang juga dengan mudahnya kita lakukan mengingat lidah memang tak bertulang. Jadi ngomong atau berkata-kata bisa dengan mudahnya namun boleh jadi yang diomongkan itu malah menyakitkan atau melukai hati seseorang sehingga dikatakan itu perbuatan dosa.
 
Sejak semalam, kumandang takbir Allahuakbar...Allahuakbar...Allahuakbar walillailham membahana di berbagai pelosok tanah air tercinta ini. Di momen lebaran nan fitri ini merupakan kesempatan bagus, mari kita bersama-sama saling maaf- memaafkan. 

KEMBALI KE ARTIKEL