Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Hakikat Pria

7 Juli 2020   07:07 Diperbarui: 7 Juli 2020   07:08 207 39
Berjuang dengan klimaks, tak pernah pasrah pada kelemahan. Di saat ia menangis dan merintih kesakitan, ia terus memaksa diri untuk memenuhi kebutuhan hidup

Pun ketika dirinya bersanding dengan kesedihan dan penderitaan, ia tak akan membiarkan dirinya tenggelam pun terlena dalam ruang-ruang kehancuran.

Saat ia hangus terbakar karena ketidakberdayaan dan buat ia mengalami hari-hari yang sendu. Ia akan berada dalam lorong pengharapan dan kembali bercumbu dengan perjuangan hidup, agar bisa memberikan keteduhan dan membawa kebahagiaan untuk keluarganya

Ia adalah seorang pria yang miliki cahaya bianglala. Karena ia akan berusaha memberikan keindahan, agar keluarganya bisa menikmati hidup dengan baik

Sungguh, inilah hakikat pria

***
Lusy Mariana Pasaribu

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun