Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen Pilihan

Cerpen | Sekuntum Kacapiringku Pecah

21 Maret 2020   09:31 Diperbarui: 21 Maret 2020   15:20 139 1
Dijahili sedikit saja aku akan menangis, melapor pada Ibu, menuliskan butir-butir rasa sakitku di buku harian. Aku bagai sejumput kapas yang terlepas dari kelopaknya, terombang-ambing bahkan sampai di tempat dimana tidak terdapat pohon kapas sama sekali. Ringan, terapung, berserat namun terlalu lembut, citranya memalukan.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun