Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Tanah Liat di Tangan Penjunan

25 September 2020   05:29 Diperbarui: 25 September 2020   05:42 118 55

Tanah Liat di Tangan Penjunan

Seorang penjunan rela kotor memegang tanah liat
Ia meremas, memotong dan membanting
Memutar roda untuk membentuk
Sembari membuang kotoran dan kerikil

Lalu mewarnai dengan kuas
Mengeringkan di atas rak
Dan membakarnya dalam dapur perapian
Jadilah bejana yang indah

Orang yang rindu menjadi bejana bernilai
Harus ikhlas dibentuk Sang Penjunan Agung
Untuk mengikuti proses pembentukan
Ia akan mengalami penderitaan

Terkadang diajak jalan berputar
Demi menguji kedewasaan
Dihadirkanlah persoalan
Untuk memurnikan iman

Tanpa Sang Penjunan Agung
Kita hanyalah tanah liat
Yang tak berguna,
Dan hanya diinjak-injak orang

###
25/09/2020
KB

KEMBALI KE ARTIKEL