Mohon tunggu...
KOMENTAR
Edukasi

Benarkah Wanita di Arab Saudi Mendapatkan Hak-hak dengan Adanya Reformasi Sistem Perwalian?

15 Juni 2020   19:44 Diperbarui: 15 Juni 2020   20:09 59 3

Amélie Le Renard dalam A Society of Young Women: Opportunities of Place, Power, and Reform in Saudi Arabia memaparkan bahwa perempuan di Saudi menghadapi tantangan berlapis mulai dari keluarga hingga negara. Dampaknya, ruang gerak mereka dibatasi dan peran mereka di pendidikan hingga pemerintahan dipinggirkan dan dibungkam (Le Renard, 2014). Hal inilah yang coba diubah Pangeran Muhammad. Putra Mahkota ini berusaha untuk memperluas peran perempuan . Upaya tersebut masuk dalam program reformasi “Vision 2030”. Tujuan utama dari “Vision 2030” antara lain menghilangkan ketergantungan Saudi akan minyak, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, hingga mengubah praktik-praktik Islam ala Saudi agar lebih “moderat dan terbuka.” sehingga dapat lebih diterima oleh dunia internasional (Rashad, 2016).

KEMBALI KE ARTIKEL