Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen

Ada Luka Tergores Kembali

7 Mei 2021   23:02 Diperbarui: 7 Mei 2021   23:23 73 3

Sore itu aku sedang berbaring di ranjang, teman satu kontrakan semuanya sedang keluar. Mereka entah sedang mencari makan di warteg sebelah atau memang sedang belum pulang saja. Aku yang semenjak pagi masih berbaring diatas kasur, menatap lamat lamat atap kontrakan yang masih terlihat sama.  Aku menarik napas panjang - panjang merutuki nasib yang ku rasa sial sekali rasanya. Malas untuk membuka Handphone, atau laptop, atau apapun yang berserakan di kamar itu, bahkan hanya keluar untuk membasuh muka lalu kembali berbaring lagi mencoba sebisa mungkin untuk tidur. Satu tahun setengah semenjak keluar dari bangku kuliah aku masih lantang luntung mencari pekerjaan, bekerja hanya ketika teman memintaku untuk membantunya. Selepas itu aku kembali ke ranjang kontrakan dan merutuki nasib seperti semula. Satu tahun setengah belum berani untuk pulang, pulang hanya akan menambah masalah .

KEMBALI KE ARTIKEL