Mohon tunggu...
KOMENTAR
Bola Pilihan

PSG Menang, tapi Mengapa Trio MNM Masih Gagal?

20 September 2021   04:29 Diperbarui: 20 September 2021   04:36 446 8

Paris Saint-Germain (PSG) menang susah payah saat melawan Lyon, Senin (20/9/2021) dinihari WIB. Kemenangan 2-1 ini diwarnai dengan terlihatnya kekecewaan Lionel Messi yang ditarik keluar dan kegagalan trio Messi, Neymar, Mbappe memperlihatkan harmoninya.

PSG tertinggal lebih dahulu saat gelandang Lyon, Lucas Paqueta mencetak gol di menit 54. PSG mencetak gol di menit 66 melalui penalti Neymar dan menit 90+3 melalui tandukan Mauro Icardi.

Kemenangan PSG ini tak lepas dari strategi Mauricio Pochettino yang berani melakukan perubahan pemain. Termasuk bagaimana dia menarik Lionel Messi di menit 76 digantikan Achraf Hakimi. Setelah ditarik keluar, Messi terlihat kecewa dengan gesturenya pada Pochettino.

Satu hal yang menarik dalam laga PSG vs Lyon adalah trio  Messi, Neymar, Mbappe (MNM).  Trio yang digadang bakal paling dahsyat ini belum juga menemukan harmoninya.

Dari laga melawan Lyon, terlihat nyata bahwa trio ini tak akan berkembang jika tak diatur dengan baik. Lalu, apa penyebab belum moncernya MNM? Inilah penerawangan saya.

Penyerang Tengah Tak Jelas

Siapa sebenarnya yang dipasang sebagai penyerang tengah? Dari kasak kusuk yang berkembang di media, Mbappe adalah yang bertugas di tengah. Sementara, Neymar di kiri dan Messi di kanan. Atau Messi ada di belakang Mbappe.

Namun, saat laga melawan Lyon, Messi beberapa kali mencoba menjadi penyerang tengah. Setidaknya Messi berusaha ada di tengah.

Fenomena Messi ada di tengah sebenarnya biasa saja. Sebab, dia juga mendapatkan peran bebas kala di Barcelona dan Argentina. Makanya, Messi bisa membuat banyak gol.

Tapi fenomena itu belum akrab di PSG. Buktinya, ketika Messi terlihat di tengah, Mbappe kebingungan. Di babak kedua, Mbappe malah agak menepi ke sayap kiri. Padahal di kiri sudah ada Neymar. Maka, Mbappe benar-benar mati gaya ketika Messi masih bermain.

Messi-Mbappe Belum Klik

Di laga melawan Lyon, telihat bagaimana Messi dan Mbappe belum klik. Messi lebih klik dengan Neymar. Di babak pertama ada momen bagaimana ketika Neymar menusuk ke tengah, membuka ruang bagi Messi. Kemudian Neymar mengumpan bola ke belakang dan  Messi relatif tak terkawal. Sayang tendangan Messi masih mengenai kaki kiper Lyon.

Sementara, antara Messi dengan Mbappe masih belum terlihat pengertian. Buktinya, Mbappe kebingungan bersikap saat Messi menusuk atau memposisikan diri di tengah.

Posisi Di Maria Menyulitkan

Trio MNM ini makin sulit karena adanya Di Maria. Di Maria seperti diketahui, bermain di sayap kanan. Jika MNM main plus Di Maria, maka akan ada tiga orang di sayap kanan yakni Messi, Di Maria, dan bek Kehrer. Sebab, sudah dimaklumi jika Messi juga sering beroperasi di kanan. Maka, menjadi tak efisien jika ada tiga orang beroperasi di sayap.

 Pochettino Jitu Tapi Punya PR

Terlepas rumor Messi cedera atau Messi terlihat kecewa, pelatih PSG Mauricio Pochettino membuat taktik jitu. Dia menarik Messi dan Di Maria. Penggantinya adalah Hakimi dan Mauro Icardi.

Apa yang terjadi? Yang terjadi adalah Icardi pasti jadi penyerang tengah. Mbappe dan Neymar jadi penopang. Mbappe pun terlihat bermanfaat setelah Messi ditarik karena Mbappe lah yang memberi umpan Icardi sehingga PSG mampu menang di menit akhir.

Tapi Pochettino juga memiliki pekerjaan rumah yang berat. Dia setidaknya bisa memanfaatkan trio MNM dengan baik. Relasi ketiga pemain sepertinya perlu dikuatkan.

Kalau menurut saya, agak susah juga memasang tiga striker dengan tipikal sama yakni perusak ditambah satu pemain spesialis sayap yakni Di Maria.

Jika Pochettino tak menemukan formula yang tepat menyatukan empat pemain itu, maka harus ada yang dikorbankan. Di Maria tak dimainkan atau Di Maria dimainkan tapi PSG hanya memakai dua striker. Mungkin seperti itu?

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan