Mohon tunggu...
KOMENTAR
Humaniora Pilihan

Tujuh Peran Sekolah dalam Menangkal Aliran Sesat dan Radikalisme

17 Januari 2016   13:09 Diperbarui: 17 Januari 2016   13:12 514 2
Sejak berdiri tahun 2012, Gafatar telah banyak merekrut pengikut. Dengan berkedok kegiatan sosial, mereka mencari simpati masyarakat dan akhirnya mau bergabung dengan Gafatar. Dan ketika telah bergabung, maka dilakukan lah proses “cuci otak” terhadap para pengikutnya. Gafatar melarang para pengikutnya untuk shalat, puasa, dan harus membuka hijab bagi perempuan. Selain itu, aliran ini juga disinyalir mencampuradukkan ajaran agama Islam, Nasrani, dan Yahudi, serta mengganti nama Allah dengan sebutan “Tuan”.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun