Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Sunyi Berakhir

19 Maret 2021   00:56 Diperbarui: 19 Maret 2021   01:04 171 12
Pada kesunyian, seribu luka di ciptakan
Tersayat ingatan, di tikam waktu
Jam terus berdetak semaunya
Kenyataan kian hari makin rumit
Aku bisa melihat kebohongan dari belakang wajahnya

Pada kesunyian, seribu tawa di matikan
Tersayat ingatan, di tikam nafsu
Jam terus berdetak semaunya
Kenyataan kian hari makin sempit
Aku bisa melihat kepalsuan dari sepasang matanya

Pada kesunyian, aku termenung
Terlintas wajah dengan sepasang mata itu
Iyaaa, itu adalah kesakitan yang harus di enyahkan dari ingatan


Manado, 19 Maret 2021


KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun