Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Baur Kopi

12 November 2021   17:08 Diperbarui: 12 November 2021   17:26 157 14
Baur Kopi

Seruput saja
yang terhidang di meja
sebab disajikan dengan cara
cuma-cuma sebagai pereda dahaga
di antara beribu penat bersarang di raga

Teguk bersama
di sela senda gurau
sebagai penghangat jalinan
kawan di bincang menyegarkan
buang suntuk bersarang di ruas kepala

Reguk dan basuh
tenggorokan nan dahaga
oleh perpaduan genangan rasa
di dalamnya di mana pahit manis
menyatu di genangan serta endapannya

Membunuh waktu
yang serasa lambat bergulir
terperangkap dan tertawan di
ruang beku lagi kaku berkencan dan
asyik masyuk dengan pekerjaan buat jemu

Baur kopi terbitkan
sejumput nikmat tiada tara
larut dalam percakapan diselingi
gelak tawa membumbung ke angkasa
sontak lupa segala problematika yang ada

***
Hera Veronica Sulistiyanto
Jakakarta 12/11/2021










KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun