Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Luka Tak Kunjung Dipertautkan Masa

16 Juni 2021   11:14 Diperbarui: 16 Juni 2021   11:25 104 14

Luka Tak Kunjung Dipertautkan Masa

Getih menetes dari luka menganga
meradang dalam nyeri tak berkesudahan
luka tak jua kunjung dipertautkan masa

Sembilu serasa pedih mengoyak luka
membasah dan kucurkan darah segar
sesegar ingatan tentangmu di kepala

Kau tikam hati ribuan kali hingga
hati dipenuhi sayatan luka dalam
membekas dan tak berbentuk lagi

Bersarang luka membelah
mencipta nyeri berdenyut hebat
seiring hati menggelepar dan terkapar

Aku sulam lukaku sendiri namun
jelujur waktu yang berlalu tak jua
merekatkan luka basah dan bernanah

Aku tampung tetesan luka dengan
baki-baki tulus rasa yang kupunya
di atas kepingan asa yang hancur lebur

Di atas sebentuk asa yang
tersia-sia dan terabai hingga
kubalut luka-luka seorang diri

KEMBALI KE ARTIKEL