Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud

Indonesia Bertumpu pada Timnas Senior

23 September 2013   07:08 Diperbarui: 24 Juni 2015   07:31 194 0

Indonesia mendapat kepercayaan dari World Bridge Federation (WBF) untuk menggelar The 41st WorldBridge Team Championships di Bali pada tanggal 16-29 September 2013.

Event ini bisa disamakan dengan World Cup untuk cabang sepakbola karena semua peserta harus melewati babak penyisihan di Zone yang telah ditetapkan.

WBF membagi dunia ini menjadi 8 zone dan setiap zone mendapat kuota sesuai jumlah pemain di zone serta prestasi masing-masing Negara anggota Zone.

Piala yang diperebutkan ada tiga, Bermuda Bowl untuk Open Team, Venice Cup untuk Ladies Team dan d’Orsi Senior Bowl untuk senior team.

Untuk setiap nomor, diikuti 22 negara, yaitu 21 negara peringkat teratas di zonenya ditambah Indonesia sebagai tuan rumah yang lolos otomatis,

Ada 32 negara yang ikut dalam 66 tim yang bertanding karena ada beberapa Negara yang mengirimkan open, ladies dan senior team seperti Amerika Serikat , Indonesia, Belanda, Polandia.

Setiap nomor mempertandingkan babak penyisihan dengan sistim round robbin 21 session dimana semua tim saling berhadapan. Pertandingan babak penyisihan berlangsung tanggal 17-23 September 2013, Setelah babak penyisihan akan diambil masing-masing 8 tim terbaik untuk bermain di babak 8 besar dengan sistim knock-out.

Indonesia mentargetkan ketiga tim untuk lolos ke babak 8 besar dan minimal satu tim bisa menjadi juara dunia.

Sayang sekali setelah menyelesaikan 18 session babak penyisihan sepertinya hanya senior team yang berpeluang lolos karena mereka sementara berada di peringkat keenam. Open team masih diperingkat 12 dan agak sulit meraih posisi 8 besar karena udah tertinggal cukup jauh. Hal yang sama juga terjadi di Ladies team yang juga berada diperingkat 12.

Hasil yang dicapai Ladies team agak mengecewakan mengingat di Kejuaraan yang sama tahun 2011 di Belanda mereka mampu meraih medali perak.

Kegagalan Ladies Team perlu dievaluasi mengingat kemampuan tim ini seharusnya mereka dengan mudah lolos ke 8 besar. Apalagi para pemain masih berusia muda untuk ukuran tim nasional bridge. Dengan usia rata-rata 35 tahun mereka masih berpeluang jauh kedepan untuk bersaing di tingkat dunia.

Timnas Senior yang diperkuat Henky Lasut/Eddy Manoppo, M Bambang Hartono/Munawar Sawiruddin dan Bert Toar Polii/Memed Hendrawan dengan Non Playing Captain Tanujan Sugiarto bermain cukup apik sehingga mampu berada di peringkat 6 besar. Peluang untuk lolos ke babak 8 besar cukup terbuka mengingat pada 3 session terakhir mereka akan berhadapan dengan Denmark, Afrika Selatan yang berada diperingkat bawah dan hanya tim USA 2 yang berada diperingkat atas.

Hasil pertandingan sampai session ke 18 dari rencana 21 session :

D’Orsi Senior Bowl

KEMBALI KE ARTIKEL