Mohon tunggu...
KOMENTAR
Kebijakan

PBB Ditutup Trump!

9 Oktober 2019   09:49 Diperbarui: 9 Oktober 2019   10:55 142 0
Bung Karno pernah kesal dengan PBB.  Lembaga itu dianggap di kuasai oleh negara - negara besar dan maju dan negara - negara kecil yang sedang berkembang  cuma bisanya nurut saja. PBB saat itu dianggap tidak serius  perjuangkan kepentingan negara seperti Indonesia.

PBB pun memang sebagai lembaga , tidak serta merta berdiri. Negara - negara besar dan kayalah yang mendirikan dan menyumbang uang untuk operasional PBB.

No free lunch
Ada uang ada barang.  

Sampai kemudian Presiden Amerika di jabat oleh Donald Trump.  Seorang bisnisman kawakan yang sejak 30 tahun lalu sudah menjadi pengusaha kelas milyuner. Sejak lama Trump benci sekali dengan Amerika yang royal belanja uang untuk kepentingan negara lain atas dasar kemanusiaan atau hal lain. Seharusnya negara dan bangsa Amerika yang lebih utama di pikirkan. Ada cadangan dana ,ya di tabung atau investasi kan.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun