Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Puisi | Balada Siti di Lima Puluh Sembilan

9 Desember 2019   20:40 Diperbarui: 9 Desember 2019   20:52 69 8
Siti, apa kau tak ingin punya uang banyak ?
Seperti si Tuti, si Wati yang bisa membangun rumah sekejap
Cukong TKI mulai memasang jerat
Kami akan membiayai semua, racun berbisa dalam pikat

Siti tak nyenyak semalaman
Mungkin ini kesempatan nasib bertukar
Bersembunyi ditumpukan barang sebuah tekong
Berangkat ditengah malam pekat, berpredikat TKI ilegal

Bekerja sebagai pembantu rumah tangga bertahun-tahun
Siti tak sepeser diberi gaji
Si cukong memakan hasil peluh
Peluh dan air mata yang tak pernah kering

Aku ingin pulang jeritnya seribu kali
Aku terkurung digedung bertingkat lima puluh sembilan
Aku terjual sebagai budak
Entah sampai kapan derita ini berujung

Seorang perempuan muda terkapar mati
Terjun dari lantai lima puluh sembilan
Menggengam sebuah tulisan
Aku tak ingin mati sebagai budak, aku hanya ingin pulang....

Sungai Penuh, 9 Desember 2019
@fatmisunarya

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun