Mohon tunggu...
KOMENTAR
Humor

Lagi-lagi Kartonyono Medot Janji

11 September 2020   14:39 Diperbarui: 11 September 2020   15:22 236 4
Denny Cak Nan

Siapa yang tidak kenal dengan penyanyi asal kota ngawi ini, namanya melejit setelah lagu yang berjudul " Kertonyono medot janji" menjadi lagu yang tidak asing di kalangan kawula muda, khususnya saya sendiri yang juga berasal dari kota ngawi.
Saya sendiri mendengarkan lagu ini ketika sedang iseng-isengnya membuka youtube, mencari lagu yang sesuai dengan kondisi saat itu,  bukan masalah karena saya pernah medot janji di ngawi ya, tapi memang saat itu telinga pengen mendengarkan yang koplo-koplo gitu, wal hasil nemunya lagu yang di nyanyikan deny caknan,hehe.
Kebetulan hari itu ada jam kuliah siang yang kosong, akhirnya saya menyempatkan diri berunjung ke perpustakaan sebentar mencari buku untuk  menunjang perkuliahan hari itu, lebih dari 15 menit ternyata dosen mengonfirmasi bahwa hari ini berhalangan hadir. Its fine, no problem.
Saya mengajak teman kelas yang kebetulan ada waktu luang untu menenmani saya ngopi di warung kopi belakang kampus.
Tidak berapa lama, teman saya memesan minuman kesukaanya dan tidak lupa memesankan secangkir kopi kesukaanku, tanpa bertanya mungkin teman saya ini sudah hafal kalau saya suka minum apa, ya iyalah namanya teman dekat. Di lain sisi, pelayan warung itu kemudian memutarkan musik dengan beberapa kali mengganti lagunya, dari mulai laguya ari lasso, judika, nella karisma, via vallen hingga sampailah pada lagu yang di telinga saya tidak asing lagi dengan suara penyanyi ini.
 " Kok kebangetenmen, sambat belas ora ono perhatian.. jelas ku butuh atimu ku butuh awakmu.. kok kebangetenmen... loro ati iki.. tak mbarno karo tak nggo latihan......."
 Sambil menyruput kopi, saya hanya bergumam, wes mulai maneh kertonyono medot janji.
Tiba-tiba pada lirik " Kartonyono neng Ngawi medot janjimu....."
Teman saya nylatuk, kebetulan teman saya ini berasal dari luar jawa, jadi tidak terlalu banyak memahami kata-kata jawa. Jadi maklum kalu dia bertanya pada saya.
" Eh, artinya lagu itu apa sih? Kok sampai bawa-bawa nama kotamu segala?"
Saya hanya cengengesan mendengarkan pertanyaannya.
" Eh di Tanya kok, malah senyum senyum sendiri bambang" loroh teman saya itu.
Tanpa banyak kata, saya menyodorkan hape saya dengan layar yang berisikan arti bahasa Indonesia lagu yang di nyanyikan cak nan ini.
Di bacalah lirik itu Nampak ia manggut manggut kepalanya karena baru paham arti nyanyian tersebut.
Setelah ngobrol ngalur-ngidul dan kebetulan minuman kami sudah habis, saya di ajak teman saya mencari barang untuk kebutuhan bulananya, karena saat itu kami memang tidak memiliki kendaraan, kamipun menikmati perjalanan ke lokasi tujuan dengan berjalan kaki.
" Pendapatmu tentang lagu tadi itu apa ya?" celetuknya pada saya.
" Apik wes... enak neng kuping (Bagus lah, enak di telinga) " Jawab saya.
" Ah masak sih, apa karna gara-gara aku ga paham dengan bahasanya ya, jadi di telingaku itu asing banget" tambahnya.
" Mungkin, seperti itu" timbal saya padanya saat itu,
Sesampainya di lokasi tujuan, saya meminta izin pergi terlebih dahulu, karena ada panggilan mendadak dari seseorang.
Teman saya mengizinkan. " Oke, hati-hati di jalan"
Satu hari kemudian, ketika jam kuliah belum dimulai,  ada kabar seorang teman akan melangsungkan pernikahanya. Masing-masing dari kamipun menerima undangan yang ia bagikan.
Turut bahagia mendengarnya. Beberapa rencanapun disusun supaya satu kelas dapat menghadiri acara sakral itu, mulai dari kendaraan apa yang akan di gunakan, berapa iurannya dan tetek mbengek lainnya sampai satu jam pembahasan belum selesai-selesai juga.
Ah, ya maklum.. kelas saya orangnya kan special-spesial, hehehe.
Di tengah-tengah pebahasan, ada teman yang tidak sengaja memutar lagu deni cak nan lagi.
"Kartonyono,neng ngawi medot janjimu..."
 Saya spontan melihat wajah teman saya yang terdengar lagu deni caknan tersebut.
"Lagunya bagus ya!" timpalku.
" Iya..e wah.. ini dari ngawi nih penyanyinya! Kamu juga orang ngawi kan ya..?" Tanyanya.
"Emang Orang ngawi suka medot janji ya? Kok sampai-sampai di ciptakan lagu ini huahahaha.."
" Kampret wkwk, keknya iya" timpal saya pada mulut yang suka ngablak itu.
Semenjak saat viralnya lagu ini, sebagai orang ngawi saya berusaha dan lebih harus berhati-hati lagi, ketika membuat janji, baik dengan kerabat, rekan bisnis maupun calon suami. Ehhhhhhh~
Ah, masak iya seorang seperti saya suka medot janji kayak lagunya deni caknan, ya jangan to.
Gak lucu lak mblo!







KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun