Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen Pilihan

Luna, Istri yang Patah Hati

4 Juni 2021   17:50 Diperbarui: 4 Juni 2021   18:23 198 4
Luna memulainya dengan mentari, seperti mata bulat indah dan kulit putihnya. Lalu dengan rambut pirang kemilau menuliskan puisi jatuh cinta. Aku membacanya dengan keindahan yang sejujurnya tak ku ketahui benar. Barangkali bagiku, lebih menarik sebuah resep atau barangkali karena aku pemeluk non-sastra? Ah! Namun setelah membacanya, aku menciumnya, Luna yang cantik dan wanginya semerbak membuatku pantas mendapatkannya. 

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun