Mohon tunggu...
KOMENTAR
Travel

Potensi Desa Wisata di Kabupaten Ponorogo

4 Mei 2021   18:54 Diperbarui: 4 Mei 2021   18:54 146 0

Desa Bringinan yang terletak di barat daya kota Ponorogo yang berjarak kurang lebih 14 Km dari pusat kota. Desa Bringinan mempunyai penduduk kurang lebih 1300 jiwa dengan sebagian besar pekerjaan masyarakatnya itu petani, buruh tani, dan TKP/PMI. Desa ini memiliki 3 dukuh, 13 RT, dan 5 RW yang dipimpin oleh Bapak Barno. Awalnya desa ini menjadi salah satu desa yang tertinggal di Kabupaten Ponorogo. Namun, sejak tahun 2019 sedikit demi sedikit mengalami perkembangan dan sampai saat ini sudah menjadi desa yang maju. Potensi dari Desa Bringinan sendiri adalah pembangunan yang mengarah pada potensi "Desa Adat Istiadat Sosial Seni Budaya dan Ekonomi Kerakyatan". Dalam pembangunannya, Pemdes Bringinan terfokus pada pembangunan sarana prasarana, pertanian, dan pembentukan kelompok masyarakat. Dikarena mayoritas penduduknya adalah petani, buruh tani, dan TKI/PMI. Pembangunan yang dimaksud adalah pembangunan sumur ter-intergrasi, pembangunan jalan dan jembatan, peningkatan sumberdaya petani dengan melibatkan  kelompok tani, pembangunan talut sungai, normalisasi sungai dan saluran. Desa Bringinan juga menerbitnya Perdes kewenangan skala desa, Perdes perlindungan PMI/TKI, Perdes Sumur Pertanian, Perdes BUMDes. Selain itu Desa Bringinan juga membuat surat pernyataan kesepakatan bersama masyarakat, terbentuknya Satgas Bringinan Bebas Satru (BBG). Dari segi kesehatan Pemdes Bringinan juga mengalokasikan anggaran hampir 10% dari APBDesnya. Mulai dari Kartu Bringinan Sehat (KBS) yang diberikan untuk masyarakat yang sudah berusia 50 tahun keatas, POSPINDU yang diberikan untuk remaja yang berkonsultasi kesehatan dan juga pemberian bimbingan dalam rangka deteksi dini kanker serfik, posyandu balita untuk mengurusi anak-anak balita, ibu hamil, serta pemberian vitamin untuk ibu hamil yang bertujuan mengurangi dampak resiko pada janin. Untuk segi pendidikan Desa Bringinan mengoptimalkan fasilitas pendidikan seperti SD, TK, PAUD, MADIN, TPQ, dan pendidikan nonformal lainnya. Desa Bringinan juga mendirikan rumah baca desa dengan fasilitas buku-buku bacaan, tv, komputer, laptop, internet, dan penyediaan dana pendidikan melalui SHU Bumdes.

KEMBALI KE ARTIKEL