Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Malam dan Perkelahian Kami

19 April 2021   18:23 Diperbarui: 19 April 2021   19:03 71 8
Aku selalu terjaga, tak pernah dapat terlelap, itu karena Malam dengan pekatnya seringkali mengajakku berkelahi satu lawan satu
Ia nampak payah dengan jubah usangnya yang compang-camping
Namun masih saja berani pasang senyum buas tersungging
Dikiranya dengan tampangnya itu aku kecut nyali
Dicobanya menerkamku, melumat sendi-sendiku
Dicobanya menanamkan kawat pekat berduri pada kepalaku
Dicobanya memadamkan pelita dalam dadaku
Yang makin hari kian redup
Namun masih dapat kujaga agar apinya tetap hidup
Kami bergumul, sepanjang waktu
Malam terus begitu, datang dan datang lagi tanpa henti
Aku tak peduli, kapanpun ia datang, pasti kan kuhadapi

April 2021

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun