Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Aku dan Kau

18 Oktober 2019   07:56 Diperbarui: 18 Oktober 2019   20:56 34 3

Hidup bersama terdengar lebih menyenangkan
Daripada harus meninggalkan salah satunya

Seberapa lama kau menahannya ?
Seberapa sulit kau mengendalikannya ?
Rupanya selama ini kau sendiri yang berjuang
Rupanya kau telah banyak berusaha

Ketika kau tertawa
Aku pun ikut tertawa
Namun ketika kau kesulitan
Aku sedikit pun tak menyadarinya
Kau tampak lelah, tapi senyum itu tetap ada
Kau diam, tapi tertawa ketika dilontarkan candaan
Ah ternyata kau baik-baik saja

Terlepas dari semua prasangka
Ternyata kau butuh teman
Kau butuh sandaran
Kau butuh penguat juga
Ketika lelah, kau butuh juga untuk istirahat
Ketika diam, bukan berarti ingin sendiri
Tapi kau tetap ingin ditemani

Ketika kau membutuhkan semua itu
Aku tak berada disisimu
Aku tak ada untuk menghiburmu
Aku tak ada untuk mendengarkanmu
Aku tak ada untukmu
Aku tertipu oleh senyummu
Aku tertipu oleh kata 'Tak apa' darimu
Aku pergi, dan membiarkanmu sendiri

Kini ketika aku kembali
Kau telah pergi

Kau kuat telah melalui semua ini sendiri
Kau hebat tetap tersenyum ketika terluka
Kau telah memberikan aku kebahagiaan
Terimakasih banyak

Maafkan aku yang pergi
Ketika kau dimasa sulit
Sungguh aku tidak berniat seperti itu
Semua ini karena kebodohanku
Beranggapan kau baik-baik saja
Beranggapan kau akan bercerita
Beranggapan kau akan percaya

Ternyata tidak
Kau masih menyembunyikannya
Dan aku tidak menyadarinya
Kebodohanku dan keacuhanmu

Kita telah melalukan yang terbaik
Kita sudah saling membahagiakan
Aku dengan caraku
Kau dengan caramu
Semua akan baik-baik saja

KEMBALI KE ARTIKEL