Mohon tunggu...
KOMENTAR
Catatan Pilihan

Merubah Kebiasaan

10 Oktober 2014   17:55 Diperbarui: 17 Juni 2015   21:36 58 0

Judulnya mungkin tidak asing bagi orang kebanyakan. Atau mungkin sudah banyak yang melakukannya? Tidak tau juga. Tapi yang jelas merubah kebiasaan itu terkadang sulut dilakukan. Apalagi kebiasaan itu sudah berlangsung lama. Lama sekali. Contohnya kebiasaan yang sudah umum disekitar kita. Kebiasaan merokok, yang mayoritas dilakukan kaum lelaki. Kebetulan saya mantan perokok jadi sudah tau bagaimana sulitnya berhenti atau merubah kebiasaan jadi tidak merokok lagi. Sepuluh tahun tepatnya saya melakukan kebiasaan buruk ini. Mungkin sayalah yang paling pantas melarang orang untuk berhenti merokok. Karena saya sudah melakukannya. Namun sebaliknya terkadang merasa prihatin ketika seorang non perokok melarang orang yang merokok. Mungkin kalau kita hanya melihat dari satu sudut pandang terlihat benar. Tapi sebenarnya coba kita pikir, bagi perokok hal yang dilakukannya itu hal biasa bahkan kebutuhannya. Tidak heran orang itu sudah kecanduan zat adiktif dalam rokok yang bernama nikotin. Prihatin karena orang yang melarang merokok itu sebenarnya belum pernah merasakan “nikmatnya” merokok sehingga dia tidak tau bahwa apa yang dilakukannya itu membuat si perokok itu tersinggung bahkan tidak jarang marah. Ada cara untuk melakukan tindakan pelarangan itu lebih cantik. Lebih sopan dan tidak menyinggung perokok itu.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan