Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Pergilah

12 Agustus 2020   21:33 Diperbarui: 12 Agustus 2020   21:21 51 15
Jarum jam terus menjauh
tetes harapan bercampur geluh
jenuh mengaduk aduh
mengeras hati tak bisa luluh
dan angan-angan terus tumbuh

Kecewa menderas sudah lama
dan kau terus mengulang tanya
kapan dan mana?
seharusnya kau pergi tanpa sua
sebelum hanyut waktu sia-sia

Arman Syarif | Gowa, 12 Agustus 2020

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun