Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Cinta, Darah, dan Air Mata

25 Oktober 2020   15:37 Diperbarui: 26 Oktober 2020   11:16 142 51

Lima Ratus Tujuh Puluh Masa telah  dilalui bersama. Rasa haru bercampur  bahagia saat rasa melebur bersama cinta, duka dan bahagia.

Senja, tak lagi ada kata-kata cinta milik Pujangga yang terucap untuk menggambarkan anugerah yang dikirim Sang Maha Pencipta.


Di ujung waktu, rasa dipertemukan oleh Dia. Dan di ujung waktu juga rasa disatukan oleh-Nya.


Ada cinta juga air mata menyelimuti sebuah perjalanan, semoga tidak ada darah disana. Senja, bersediakah menjadi cahaya  menghiasi indahnya langit?

KEMBALI KE ARTIKEL