Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud Artikel Utama

Oleh-oleh dari Akademi Lupa Diri

11 Juli 2020   17:44 Diperbarui: 13 Juli 2020   04:18 831 86

Mehrin tersenyum menatap Denniz. Lelaki kesayangannya, keturunan ketujuh dari satu kerajaan besar pada masa lalu, sedang duduk tegak di depannya. Tubuh lelaki tegap itu tampak gagah dibalut tuksedo hitam pekat.

KEMBALI KE ARTIKEL