Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Sahabat Embun

19 Oktober 2020   21:35 Diperbarui: 19 Oktober 2020   21:41 56 15

Naskah Karya : Alviyatun
Inspirator Judul : mbak Mimi

Malam masih bergumul dengan sang Khalik
Menantikan dengung fajar dalam alunan suara adzan
Si jantan pun riuh bersahut-sahutan
Melantunkan lagu demi lagu tentang indah mimpi semalam

Hawa dingin menyingkap selimut persendian
Melilitkan nyeri dan kaku meradang
Sahabat embun mulai meniti jalanan remang berkabut kelam
Mengeja jembatan kehidupan dalam bakti berkepanjangan

Rona wajah mendingin dan membeku
Jari-jemari memeluk setang terasa menggigil kaku
Hanya kekuatan bakti mendesak berhantam baku
Menitilaksana tugas menjamu para tamu

Tamu yang bukan sembarang tamu
Yang hadirnya disetiap waktu
Mengisi ruang-ruang dengan nomor tertentu
Merefleksi diri, menata sistem imun kembali

Tiap kali sahabat embun menari dan menyanyi
Dalam ruang dan sudut yang masih sepi
Meninggalkan mulut-mulut kecil yang masih ingin disuapi
Demi bakti pada negeri

Celoteh burung riang tak mengerti
Sahabat embun masih ingin menuai mimpi
Membelai fajar menanti pagi
Manakala semburat jingga menunggu titah Illahi
Menebar kehangatan bersama mentari

*************************************************


KEMBALI KE ARTIKEL