Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen Artikel Utama

Cerpen | Senandika Sebelum Azan

1 Januari 2019   23:03 Diperbarui: 3 Januari 2019   23:35 754 16
Segelas susu hangat dan segelas matcha latte hangat segera dihidangkan oleh wanita yang selalu tersenyum hangat. Udara dingin dari luar masuk bagaikan jarum-jarum yang menusuk kulit lalu tembus ke tulang. "Tolong tutup pintunya, Dik. Jendelanya juga."

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun