Mohon tunggu...
KOMENTAR
Catatan

Membina Mahligai Cinta, Demi Merengkuh Karunia Allah

15 April 2013   09:11 Diperbarui: 24 Juni 2015   15:10 741 4
(catatan harian seorang jomblo)

[1]
Pertama kali kujumpa dia.
Dipagi cerah dihari kamis.
Tiada kiranya aku menduga.
Itulah awal sejarah manis.

[2]
Walaupun hanya pandang pertama.
Kiranya hati jadi tergetar.
Serasa ada merasuk jiwa.
Sampai dadapun rasa berdebar.

[3]
Dalam bening tatap matamu.
Terlihat pancaran jiwa yang suci.
Seakan mengundang gejolak rindu.
Tumbuh bersemi di dalam hati.

[4]
Gejolak rindu di dalam hati.
Tumbuh bersemi diawal jumpa.
Mungkinkah tabir takdir Ilahi.
Goreskan cerita di antara kita.

[5]
Cerita kasih telah terpatri.
Di antara jiwa si dua insan.
Saling berjanji untuk sehati.
Dalam lindungan anugrah Tuhan.

[6]
Seiring waktu kian berjalan.
Jalinan kasih terasa indah.
Hanyalah mengharap ridha Tuhan.
Semoga cinta membawa berkah.

[7]
Saling berjanji untuk mengerti.
Demi mengharap keridhaan Tuhan.
Dengan membina cinta nan suci.
Hingga tercapai arah tujuan.

[8]
Tiada lain arah dan tujuan.
Menggapai cita yang amat mulia.
Untuk bersanding duduk di pelaminan.
Dalam membina mahligai cinta.

[9]
Dengan niat yang amat mulia.
Untuk bersanding di pelaminan biru.
Tetapi semua baru rencana.
Hanya Tuhanlah Maha Penentu.

[10]
Sedari dini kita merancang.
Sebuah rencana ke masa depan.
Siang malam terus berjuang.
Demi menggapai taman impian.

[11]
Tiada lain hasrat di hati.
Hanyalah ingin hidup bahagia.
Sebagai pasangan suami istri.
Dalam suasana iman dan takwa.

[12]
Tetapi tiada semua rencana.
Berjalan mulus tanpa mendaki.
Kendala memang pasti kan ada.
Di arah kanan maupun kiri.

[13]
Segala penghalang atau rintangan.
Seakan datang silih berganti.
Mungkin juga sebagai cobaan.
Apakah cinta memanglah suci.

[14]
Semakin besar suatu cobaan.
Membuat semangat makin bertambah.
Teguhkan hati pendam perasaan.
Cobaan sirna cintapun merekah.

[15]
Kalau cobaan sudah berlalu.
Cintapun kini semakin indah.
Duduk bersanding dipelaminan biru.
Dalam merengkuh karunia Allah.

[16]
Kalaulah tergapai segala cita.
Pada-Mu Tuhan kumohon rahmat.
Berikan kami hidup bahagia.
Dari dunia sampai akhirat.

Wallahua'lam...

Salam kasih sayang

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun